Showing posts with label Renungan. Show all posts
Showing posts with label Renungan. Show all posts

Tuesday, December 9, 2014

Do The Best,, Not Be The Best


DO (Not BE) The Best...
----------------------

Foto: DO (Not BE) The Best...
----------------------

Nak,
Tak perlu kau Be the best,

Jika hal itu hanyalah membuatmu menjadi pribadi yg suka sikut sana sikut sini,

Fitnah sana fitnah sini,
Jilat sana jilat sini,
Menghalalkan SEGALA CARA hanya supaya kau menjadi the best di mata orang lain.

Ya....
Tak perlulah kau Be The Best,

Jika itu hanya menjadikanmu pribadi yg ANGKUH, 
Yg Suka memandang RENDAH orang lain yg mungkin 'tak' sehebat dirimu..

Tak perlu pula,
Kau MENJATUHKAN sesamamu,
Hanya supaya kau tampak The Best, dibanding mereka..

Kita manusia diciptakan berdampingan, 
BUKANLAH untuk SALING MENJATUHKAN atau MENGALAHKAN...

Melainkan untuk saling MELENGKAPI & BEKERJA SAMA..

Kau lakukan BAGIANMU,
Mereka lakukan BAGIAN MEREKA...

Kau lakukan APA YG KAU BISA,
Begitu pun mereka,
Lakukan APA YG MEREKA BISA..

So karena itulah,
Kami orang tuamu TAK MAU MENUNTUTmu To BE THE BEST..

Melainkan,
Kami memintamu untuk selalu DO THE BEST THAT YOU CAN DO...

Ya...
Just DO THE BEST !!!
Lakukan YG TERBAIK YG KAMU BISA..

TAK PERLU kamu BANDINGKAN dirimu dengan ORANG LAIN,

Karena itu hanya akan membuatmu entah itu RENDAH DIRI (minder),
jika ternyata pencapaianmu belum sebaik orang lain,

Atau malah SOMBONG alias TINGGI HATI,
Ketika orang2 sekitarmu belumlah sebaik dirimu..

Melainkan,
Bandingkanlah dirimu DENGAN DIRIMU SENDIRI..

-> Apakah Dirimu LEBIH BAIK, atau malah LEBIH BURUK dari HARI KEMARIN ??

Jika lebih baik,
Ya Syukuri, Pertahankan, & TERUSKANLAH...

Tapi jika ternyata lebih buruk,
Jangan berkecil hati..

Melainkan jadikan itu PEMBELAJARAN bagi dirimu sendiri,
Untuk MENJADI LEBIH BAIK ke depannya...

Ya, anakku sayang...

JANGAN BUANG WAKTUmu untuk terus cari KELEMAHAN orang lain,

Melainkan,
Manfaatkan waktumu untuk berFOKUS mencari KELEBIHAN DIRImu sendiri,
Gali & Kembangkanlah itu terus menerus..

Kebahagiaanmu,
TIDAK DITENTUKAN oleh lebih baik atau tidaknya engkau dibandingkan orang lain..

Melainkan,
Kebahagiaanmu ya ditentukan oleh DIRIMU SENDIRI...

Selama Kau mampu BERSYUKUR atas apapun yg ada pada dirimu,

Kau mampu MENGAMBIL HIKMAH atau pelajaran dari setiap hal yg terjadi dalam hidupmu,

Kau juga mampu berFOKUS pada HAL2 POSITIF yg ada di dirimu & orang lain,

Itulah Kebahagiaan yg Sejati, nak....

Ya, 
kebahagiaan yg tidak ditentukan oleh faktor2 luar,
Melainkan ditentukan oleh faktor dalam dirimu sendiri..

Hendaklah Kebahagiaan Sejati ini BERAKAR KUAT dalam dirimu...

In the end,
Kami ingin kembali mengingatkan mu untuk DO (Not BE) The Best...
LAKUKAN yg TERBAIK yg KAU BISA.

Karena ketika kau berfokus pada yg TERBAIK yg kau BISA LAKUKAN,
Maka kau akan TERUS BELAJAR & BERUSAHA lakukan yg terbaik..

Sementara ketika kau HANYA berFOKUS untuk MENJADI YG TERBAIK,

Maka ketika kau merasa dirimu sudah menjadi demikian,
Kau akan BERPUAS DIRI,
TERLENA oleh 'pencapaian' mu tsb..

Sehingga kau akan BERHENTI BELAJAR,
& BERHENTI LAKUKAN YG TERBAIK,
Karena kau merasa dirimu sudah cukup baik..

So......,
Daripada memintamu to be the best,

Kami lebih memilih untuk memintamu TO BE BETTER....

Yupsss,
BE BETTER EVERYDAY,
Teruslah belajar & perbaiki dirimu..

Itulah Wasiat kami untukmu, nak...

Kiranya wasiat ini sungguh BERMANFAAT bagi hidupmu kelak,
Terutama di kala kami sudah tak bisa mendampingimu lagi..

Tertanda,

Ayah & Ibumu yg SANGAT MENCINTAImu...

-----------------------

Untuk direnungkan bersama:

Berapa banyak anak yg STRESS juga Depresi,
karena TERUS DITUNTUT TO BE THE BEST oleh orang tuanya??

Berapa banyak anak HALALKAN SEGALA CARA (dari mencontek, menyogok, mengancam, dll),
hanya supaya tampak THE BEST di mata orang tuanya??

Sungguhkah 'be the best' adalah nasehat yg baik untuk anak kita ?

Atau ternyata hanya baik untuk memenuhi EGO, NAFSU, AMBISI, dan GENGSI PRIBADI kita saja di mata orang lain ??

Mari renungkan bersama..

☺
~Kids Are BEST GURU~


Nak,
Tak perlu kau Be the best,

Jika hal itu hanyalah membuatmu menjadi pribadi yg suka sikut sana sikut sini,

Fitnah sana fitnah sini,
Jilat sana jilat sini,
Menghalalkan SEGALA CARA hanya supaya kau menjadi the best di mata orang lain.

Ya....
Tak perlulah kau Be The Best,

Saturday, July 19, 2014

Amalan yang memudahkan datangnya rezeki

Akhir – akhir ini saya menjumpai di beberapa majelis ta’lim, pigura berukuran besar dengan judul di atas. Ada perasaan curious melihatnya. Bukan karena bentuknya yang bagus, rapi, terstruktur dan eye catching, tetapi kepada jumlahnya. Kenapa hanya 9 yang ditulis, kalau nyatanya lebih dari itu. Mungkin orang sering terhipnotis dengan 9, sebagai angka keberuntungan, hokie atau sebagai angka terbesar dalam pengetahuan manusia. Tapi bagaimanapun, sebagai bentuk kreatifitas dan dalam rangka saling bernasehat, hal ini perlu diacungi dua jempol: like this. Berikut saya tambahkan yang mungkin bisa menjadi referensi yang lebih bermanfaat dan berdaya guna.

Saturday, May 24, 2014

Raja dan Bibit pohon

Jaman dahulu kala, di China kuno hiduplah seorang raja bijaksana. Rakyatnya hidup makmur dan damai, tak pernah ada kekurangan dan kelaparan di negri tersebut. Pada suatu hari, sang raja merasa lelah dan sudah tua, sudah saatnya ia mencari pengganti dirinya. Namun sayang sekali, ia tak memiliki seorang anak. Maka ia mengutus punggawa kerajaan untuk mengumpulkan 5 pemuda cerdas di negrinya.

Setibanya di dalam kerajaan, kelima pemuda tersebut ternganga melihat indahnya istana raja. Mereka memberi hormat dan menunggu titah sang raja. "Wahai pemuda-pemuda tampan, cerdas dan bijaksana, hari ini aku akan memilih salah satu di antara kalian menjadi penggantiku," titah sang raja. Semua pemuda terdiam dan terkejut, mereka tak menyangka bahwa raja akan memberikan tahtanya pada mereka, namun siapa gerangan yang akan ditunjuk menjadi pengganti raja? "Untuk menjadi penggantiku, kalian harus mengikuti satu ujian yang akan kuberikan," sambung sang raja.

Sang raja kemudian mengambil 5 buah kantong, yang masing-masing kantong terdapat sebuah biji bibit pohon. "Tanam, rawat dan siramlah bibit ini dengan segenap hati kalian. Kembalilah kepadaku setelah satu tahun dari sekarang, kita lihat bagaimana hasil tanaman yang kalian rawat. Dari hasil tanaman tersebut aku akan memilih salah satu dari kalian menggantikan diriku," titah raja.

Semua pemuda bergegas kembali ke rumah mereka dan mencari tanah yang baik untuk menanam benih yang diberikan oleh sang raja. Demikian juga Ling, salah satu pemuda jujur yang dipanggil sang raja. Ia bergegas menemui ibunya, dan memberitahukan kabar tersebut. Ling dibantu sang ibu kemudian mencari tanah terbaik dan meletakkannya di sebuah pot. Setiap hari Ling selalu merawat, menyirami benih tersebut. Namun hingga bulan ke dua, ketiga, hingga bulan-bulan berikutnya tak sesentipun benih tersebut tumbuh. Padahal menurut teman-temannya, benih mereka sudah tumbuh menjadi pohon yang subur dengan buah-buah yang mulai muncul. Ling pun sedih, ia sadar bahwa ia telah gagal. Semakin mendekati hari pertemuan di istana, ia semakin bingung. Ia takut bahwa raja akan menghukumnya, namun sang ibu memintanya agar tetap jujur dan bersabar.

Tiba hari di mana sang raja akan memilih pengganti, semua pemuda diminta kembali ke istana dengan membawa semua hasil tanamannya. Dengan sedih, Ling membawa sebuah pot kecil berisi bibit yang tidak tumbuh. Ia tertunduk lesu, sementara semua teman-temannya membawa pohon di pot besar, ada yang berbunga indah, ada pula yang berbuah lebat.

Melihat Ling membawa pot kosong sang raja tertawa, "bagus sekali usahamu," seluruh isi istanapun tertawa melihat Ling yang tertunduk lesu. Raja berkeliling dan melihat tanaman-tanaman lain yang menjulang dengan gagah dan indahnya. Terkagum-kagum, raja memandangi tanaman dengan buah ranum yang subur sambil sesekali mengangguk-angguk.

Raja pun meminta masing-masing maju, bercerita tentang usahanya, dan tibalah pada giliran Ling, yang maju bersama sebuah pot kosong "Nama saya adalah Ling," katanya. Sekali lagi seluruh ruangan riuh ramai menertawakannya. Ada yang meneriakkan kalimat-kalimat ejekan pedas yang membuat Ling semakin malu dan sedih. Sang raja kemudian berkata, "baiklah, aku sudah menemukan siapa yang akan menjadi penggantiku." Ruanganpun senyap seketika menantikan titah raja selanjutnya. Ia kemudian menggandeng tangan Ling, dan mengumumkan Ling sebagai penggantinya. Seketika semua orang terkejut, namun mereka tertunduk memberikan hormat.

"Sebenarnya, bibit yang kuberikan pada kalian setahun lalu adalah bibit yang sudah busuk. Sangat tidak mungkin menghasilkan tanaman yang lebat dengan buah-buah ranum dan bunga-bunga indah dari mereka. Ling, adalah pemuda yang jujur dan berani. Ia membawa sebuah pot kosong dengan bibit yang tidak tumbuh. Untuk itulah aku memilihnya sebagai penggantiku.

Ingatlah wahai rakyatku, saat kau menanam sebuah kejujuran, maka kau akan menuai kepercayaan. Saat kau menanam kebaikan, maka kau akan menuai persahabatan. Saat kau menanam kerendah hatian, kau akan menuai kebaikan hati sesama. Saat kau menanam kedamaian, maka kau akan menuai kemenangan. Saat kau menanam kerja keras, kau akan menuai kesuksesan. Saat kau menanam kesabaran, maka kau akan menuai hasil berlebihan. Saat kau menanam keyakinan, kau akan mendapatkan sebuah keajaiban..."

Sebaliknya, apabila seseorang menanamkan ketidakjujuran, maka ia tak akan dipercaya. Saat ia menanam keegoisan, maka ia akan kesepian. Saat ia menanamkan gengsi, ia akan hancur sendiri. Saat ia menanamkan kecemburuan, ia akan menuai celaka. Saat ia menanam kemalasan, ia akan menuai kemiskinan. Saat ia menanamkan keserakahan, ia akan menuai kekurangan. Saat ia menanam dosa, ia akan menuai hukuman.

Bersyukur kala terkena musibah

Bersyukur ketika mendapatkan kebahagian atau rezeki itu suatu yang biasa. Tapi bagaimana caranya anda bersyukur ketika mendapatkan sebuah musibah dari Allah SWT? Berikut sebuah cerita yang mengambarkan alasan kenapa anda harus tetap bersyukur ketika anda mendapatkan musibah.
Keluarga Anton serba kekurangan, gaji yang ia miliki hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Jangankan untuk berlibur dan membeli mobil mewah, untuk memperbaiki motor tua peninggalan ayahnya saja ia tidak sanggup.

Nasib baik. Teman dekat Anton semasa SMA dulu, Tony memiminjamkannya rumah dan mobil mewah di dalamnya. Tony adalah salah satu pengusaha dalam jajaran orang terkaya di Indonesia. “Aku percayakan rumahku padamu. Selama satu tahun ini, aku dan keluarga akan keluar negeri untuk urusan bisnis” jelas Tony. Mendengar hal tersebut Tony langsung dibanjiri rasa syukur dan ucapan terima kasih dari Anton. “Terima kasih, Ton.” Berkali-kali Anton mengucapkan kalimat itu kepada sahabatnya.

Satu tahunpun berlalu begitu cepat. Menjelang kepulangan keluarga Tony. Anton sekeluarga membersihkan rumah mewah tersebut. Mereka pun tak lupa mempersiapkan pesta penyambutan dengan memasakkan masakan spesial sebagai bentuk  ucapan terima kasih. “Terima kasih Tony. Kami tidak akan melupakan perbuatan baikmu ini,” ucap Anton ketika meninggalkan rumah setelah pemiliknya kembali. Dan kini ia kembali ke kehidupanya yang lama. Akan tetapi hatinya senang karena bisa merasakan tinggal di rumah mewah.

Melalu cerita di atas terlihat bahwa Anton masih dapat mengucapkan rasa syukur dan berterima kasih atas pemberian yang ia dapatkan. Walaupun hal tersebut telah diambil kembali oleh pemiliknya. Tapi mengapa kebanyakan dari anda sangat sulit besrsyukur ketika rumah anda terbakar? Padahal Allah SWT sudah sangat baik memberikan tempat tersebut selama ini. Mengapa anda tidak dapat bersyukur kepada-Nya ketika orang tua yang anda sayangi meninggalkan anda? Padahal Allah SWT sudah sangat baik memberikan keduanya untuk merawat dan membesarkan anda selama ini. Lalu mengapa anda tidak dapat bersyukur ketika HP, mobil, motor, atau barang berharga anda hilang dicuri orang? Padahal Allah SWT sudah terlalu baik memberikan benda berhaga tersebut kepada anda. Bukankan semua itu milik Allah, sebagaimana yang dijelaskan dalam ayat berikut,

الذين اذا اصابتهم مصيبة قالوا انا لله وانا اليه راجعون

"(Yaitu) orang-orang yang apabila mereka ditimpa oleh suatu kesusahan, mereka berkata: Sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah dan kepada Allah jualah kami kembali." (Al Baqarah, 156). Apakah saat ini anda sudah mulai mengerti mengapa kita harus tetap bersyukur di saat kita ditimpa musibah?

Hal lain yang sering menjadi masalah kebanyakan dari manusia saat ini sulit bersyukur adalah berpikiran negatif atas pemberian Allah. Berpikir Allah jahat karena telah mengambil rumah, kesehatan, orang yang anda sayangi, pekerjaan, atau harta yang anda miliki saat ini. Semakin anda berpikir negatif, anda akan semakin sulit menemukan rasa syukur tersebut di hati anda. Cobalah untuk menerima hal tersebut dan berpikirlah ada hal baik di balik ini semua. Sebuah cerita yang dapat memberikan gambaran hal tersebut,

Seorang gadis kecil meratap di tepian sungai. Gadis tersebut berpikiran Tuhan jahat. “Aku meminta pada Allah setangkai bunga segar, Ia memberikanku aku kaktus berduri. Aku meminta pada Allah binatang mungil dan cantik, Ia memberikanku ulat berbulu” ucapnya kepada air yang mengalir di depannya. Ia mengutuk perbuatan jahat Tuhan kepadanya. Gadis itu sempat sedih, protes dan kecewa, betapa tidak adilnya ini. Namun kemudian keesokan harinya ia kembali dengan senyuman. Kaktus itu berbunga sangat indah, dan ulat itu pun tumbuh menjadi kupu-kupu yang cantik.

Melalui cerita ini kita menjadi paham bahwa terkadang Allah SWT memberikan sesuatu yang indah di luar akal kita. Namun karena keterbatasan akal manusia menyebabkan nikmat yang indah dari-Nya ini sulit terlihat oleh manusia. Sering kali nikmat yang ia berikan kepada kita berupa sebuah ujian. Namun yakinlah ujian tersebut adalah anak tangga yang baik untuk naik ke tingkat yang lebih tinggi. Jadikanlah ujian dan musibaha yang menimpa kita sebagai motivasi untuk menjadi lebih baik. Teruslah bersyukur atas pemberian-Nya walaupun saat ini hal tersebut terlihat pahit.

Tuesday, May 20, 2014

Transformasi Elang

Elang merupakan jenis unggas yang mempunyai umur paling panjang di dunia.

Umurnya dapat mencapai 70 tahun. Tetapi untuk mencapai umur sepanjang itu seekor elang harus membuat suatu keputusan yang sangat berat pada umurnya yang ke 40.

Ketika elang berumur 40 tahun, cakarnya mulai menua, paruhnya menjadi panjang dan membengkok hingga hampir menyentuh dadanya.

Sayapnya menjadi sangat berat karena bulunya telah tumbuh lebat dan tebal,sehingga sangat menyulitkan waktu terbang. Pada saat itu, elang hanya mempunyai dua pilihan: Menunggu kematian, atau Mengalami suatu proses transformasi yang sangat menyakitkan — suatu proses transformasi yang panjang selama 150 hari.

Untuk melakukan transformasi itu, elang harus berusaha keras terbang keatas puncak gunung untuk kemudian membuat sarang ditepi jurang, berhenti dan tinggal disana selama proses transformasi berlangsung.

Pertama-tama, elang harus mematukkan paruhnya pada batu karang sampai paruh tersebut terlepas dari mulutnya, kemudian berdiam beberapa lama menunggu tumbuhnya paruh baru. Dengan paruh yang baru tumbuh itu, ia harus mencabut satu persatu cakar-cakarnya dan ketika cakar yang baru sudah tumbuh, ia akan mencabut bulu badannya satu demi satu. Suatu proses yang panjang dan menyakitkan. Lima bulan kemudian, bulu-bulu elang yang baru sudah tumbuh. Elang mulai dapat terbang kembali. Dengan paruh dan cakar baru, elang tersebut mulai menjalani 30 tahun kehidupan barunya dengan penuh energi!

Dalam kehidupan kita ini, kadang kita juga harus melakukan suatu keputusan yang sangat berat untuk memulai sesuatu proses pembaharuan.

Kita harus berani dan mau membuang semua kebiasaan lama yang mengikat, meskipun kebiasaan lama itu adalah sesuatu yang menyenangkan dan melenakan. Kita harus rela untuk meninggalkan perilaku lama kita agar kita dapat mulai terbang lagi menggapai tujuan yang lebih baik di masa depan.

Hanya bila kita bersedia melepaskan beban lama, membuka diri untuk belajar hal-hal yang baru, kita baru mempunyai kesempatan untuk mengembangkan kemampuan kita yang terpendam, mengasah keahlian baru dan menatap masa depan dengan penuh keyakinan.

Halangan terbesar untuk berubah terletak di dalam diri sendiri dan andalah sang penguasa atas diri anda. Jangan biarkan masa lalu menumpulkan asa dan melayukan semangat kita. Anda adalah elang-elang itu. Perubahan pasti terjadi. Maka itu, kita harus berubah!

Friday, April 25, 2014

Mencari Kebahagiaan (Finding Happiness)



Alkisah, ada seorang pemuda sedang duduk dengan tatapan kosong mengarah ke hamparan air telaga. Dia sudah berkelana mendatangi berbagai tempat, tapi belum ada yang membahagiakan dirinya. Tiba-tiba terdengar suara sengau memecah kesunyian.

“Sedang apa kau di sini, anak muda?” tanya seorang kakek yang tinggal di sekitar situ.

Anak muda itu menoleh sambil berkata. ”Aku lelah, Pak Tua. Aku sudah berjalan sejauh ini demi mencari kebahagiaan, tapi perasaan itu tak kunjung kudapatkan. Entahlah, ke mana lagi aku harus mencari…” keluh si anak muda dengan wajah muram.

KISAH HEDGEHOG

Cerita ini adalah Copas posting di salah satu jejaring sosial teman kuliah saya. Sebuah cerita yang sangat dekat dan mirip dengan sisi kehidupan dari manusia. Seperti apa ceritanya? Monggo, silahkan disimak

Hari itu, adalah musim salju yang paling ekstrim di Kanada. Banyak binatang yang mati akibat rasa dingin yang teramat sangat.

Di suatu daerah, tinggal sekelompok Hedgehog (sejenis landak). Mereka memutuskan untuk tinggal secara berkelompok di dalam sebuah gua, agar tetap hangat. Mereka mendekatkan diri satu sama lain. Namun ketika mulai berdekatan, duri-duri mereka melukai teman-teman terdekat mereka.

Sunday, April 6, 2014

Kisah inspirasi : Kasih Sayang Adik dan Kakak (Inspiring story: Mercy Sister and Brother)



Aku dilahirkan di sebuah dusun pegunungan yang sangat terpencil. Hari demi hari, orang tuaku membajak tanah kering kuning, dan punggung mereka menghadap ke langit. Aku mempunyai seorang adik, tiga tahun lebih muda dariku.

Suatu ketika, untuk membeli sebuah sapu tangan yang mana semua gadis di sekelilingku kelihatannya membawanya, aku mencuri lima puluh sen dari laci ayahku. Ayah segera menyadarinya.
Beliau membawa adikku dan aku berlutut di depan tembok, dengan sebuah tongkat bambu ditangannya. "Siapa yang mencuri uang itu?" Beliau bertanya. Aku terpaku, terlalu takut untuk berbicara.
Ayah tidak mendengar siapa pun mengaku, jadi Beliau mengatakan, "Baiklah, kalau begitu, kalian berdua layak dipukul!"

Belajar dari Penjual Bakso (Learning from Seller Meatballs)



Di suatu senja sepulang kantor, saya masih berkesempatan untuk ngurus tanaman di depan rumah, sambil memperhatikan beberapa anak asuh yang sedang belajar menggambar peta, juga mewarnai. Hujan rintik rintik selalu menyertai di setiap sore di musim hujan ini.

Di kala tangan sedikit berlumuran tanah kotor,…terdengar suara tek…tekk.. .tek…suara tukang bakso dorong lewat. Sambil menyeka keringat…, ku hentikan tukang bakso itu dan memesan beberapa mangkok bakso setelah menanyakan anak – anak, siapa yang mau bakso?

“Mauuuuuuuuu. …”, secara serempak dan kompak anak – anak asuhku menjawab.

Kerang dan Mutiara ( Shells and Pearls)

mutiara

Pada suatu hari seekor anak kerang di dasar laut mengadu dan mengeluh pada ibunya sebab sebutir pasir tajam memasuki tubuhnya yang merah dan lembek. “Anakku,” kata sang ibu sambil bercucuran air mata, “Tuhan tidak memberikan pada kita, bangsa kerang, sebuah tangan pun, sehingga Ibu tak bisa menolongmu.”
Si ibu terdiam, sejenak, “Sakit sekali, aku tahu anakku. Tetapi terimalah itu sebagai takdir alam. Kuatkan hatimu. Jangan terlalu lincah lagi. Kerahkan semangatmu melawan rasa ngilu dan nyeri yang menggigit. Balutlah pasir itu dengan getah perutmu. Hanya itu yang bisa kau perbuat”, kata ibunya dengan sendu dan lembut.

Friday, April 4, 2014

PENDIDIKAN BUKAN MESIN FOTO COPY (EDUCATION NOT PHOTOCOPY MACHINE)


Berkesempatan menjadi guru adalah sebuah anugerah. Melihat setiap anak tumbuh dan berkembang bersama potensi yang dimilikinya, merupakan kesempatan yang indah.
Saya banyak belajar tentang karakter, keinginan, dan gaya belajar anak yang berbeda di kelas. Ada yang bersemangat, menonjol, cerdas, kritis,bertanggung jawab,  pengeluh, santai, bahkan selalu kebingungan atau kadang tidak tahu untuk apa harus belajar. Saya sangat menyadari bahwa setiap anak sangat berbeda. Tidak apa-apa karena kita semua sedang belajar sekarang.
Filosofi pendidikan yang ingin saya bagikan di sini adalah sebuah keyakinan. Saya percaya ketika Tuhan menciptakan seorang anak, bukan menggunakan sebuah mesin fotokopi (setiap anak memiliki kesamaan, seperti produk masal). Diatas kesadaran bahwa setiap anak memiliki potensi masing-masing, pikiran saya mengarahkan setiap anak selalu memiliki ide dan pemikiran yang berbeda.

BELAJAR TENTANG KEHIDUPAN DARI BUNGA MAWAR (LEARN ABOUT THE LIFE OF FLOWERS ROSES)


Suatu ketika, ada seseorang pemuda yang mempunyai sebuah bibit mawar. Ia ingin sekali menanam mawar itu di kebun belakang rumahnya. Pupuk dan sekop kecil telah disiapkan. Bergegas, disiapkannya pula pot kecil tempat mawar itu akan tumbuh berkembang. Dipilihnya pot yang terbaik, dan diletakkan pot itu di sudut yang cukup mendapat sinar matahari. Ia berharap, bibit ini dapat tumbuh dengan sempurna.

Disiraminya bibit mawar itu setiap hari. Dengan tekun, dirawatnya pohon itu. Tak lupa, jika ada rumput yang menganggu, segera disianginya agar terhindar dari kekurangan makanan. Beberapa waktu kemudian, mulailah tumbuh kuncup bunga itu. Kelopaknya tampak mulai merekah, walau warnanya belum terlihat sempurna. Pemuda ini pun senang, kerja kerasnya mulai membuahkan hasil. Diselidikinya bunga itu dengan hati-hati. Ia tampak heran, sebab tumbuh pula duri-duri kecil yang menutupi tangkai-tangkainya. Ia menyesalkan mengapa duri-duri tajam itu muncul bersamaan dengan merekahnya bunga yang indah ini. Tentu, duri-duri itu akan menganggu keindahan mawar-mawar miliknya.

Tuesday, April 1, 2014

Rezeki DiJemput atau di Tunggu???? (Sustenance picked up or Wait????)

Rejeki: Dijemput atau Ditunggu?

Setengah jam menjelang adzan Dzuhur, dari kejauhan mata saya menangkap sosok tua dengan pikulan yang membebani pundaknya. Dari bentuk yang dipikulnya, saya hapal betul apa yang dijajakannya, penganan langka yang menjadi kegemaran saya di masa kecil. Segera saya hampiri dan benarlah, yang dijajakannya adalah kue rangi, terbuat dari sagu dan kelapa yang setelah dimasak dibumbui gula merah yang dikentalkan. Nikmat, pasti.

Satu yang paling khas dari penganan ini selain bentuknya yang kecil-kecil dan murah, kebanyakan penjualnya adalah mereka yang sudah berusia lanjut. "Tiga puluh tahun lebih bapak jualan kue rangi," akunya kepada saya yang tidak bisa menyembunyikan kegembiraan bisa menemukan jajanan masa kecil ini. Sebab, sudah sangat langka penjual kue rangi ini, kalau pun ada sangat sedikit yang masih menggunakan pikulan dan pemanggang yang menggunakan bara arang sebagai pemanasnya.

Friday, March 28, 2014

Sepenggal obrolan menjadi renungan ( Piece of chatter becomes an afterthought)

~ [ Sepenggal Percakapan Ibu & Anak ] ~
Cerita ini saya dapat ketika iseng duduk sambil nyari wifi gratisan. Hee...setelah baca berita kemudian mencari berita,ternyata nemu cerita ini..seperti apa ceritanya?
cekibrooottt aja langsung

Bersyukurlah atas nikmat dari Tuhanmu (Be grateful for the favors of your Lord)

fakta keajaiban dalam tubuh manusia
1. Manusia kehilangan 45-60 helai rambut setiap hari, tetapi kerana manusia memiliki 125.000 helai rambut baru setiap hari kita sebagai manusia tidak menyadari hal tersebut.
2. Otak manusia mempunyai 10 milyar sel saraf, yang mempunyai kemampuan merekam lebih dari 86 juta bite  (lebih kurang 11juta huruf) / perhari atau jika dikalkulasikan memori manusia selama hidupnya mencapai 100 triliun bite  (sekitar 12,5 triliun huruf) Amazing!

Tuesday, March 25, 2014

Nikmat sehat ( deliciously healthy)

... MENGHITUNG HARGA NAFAS KITA ...
 
Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Sahabat-sahabatku tercinta ...
Pernahkah kita menanyakan harga Oksigen di Apotik ..? .. Jika belum tahu, +/- Rp 25ribu/liter, ..
Pernahkah kita menanyakan harga Nitrogen di apotik ..? .. Jika belum tahu, +/- Rp 9.950/liter ...
>> Taukah kita Bahwa <<
Dalam sehari manusia menghirup 2.880 liter Oksigen dan 11.376 liter Nitrogen-
2.880 x Rp.25.000,- = Rp. 72.000.000,
11.376 x Rp. 9.950, = Rp.113.191.200,-
-------------------------------------

Friday, January 10, 2014

MAKNA & FILOSOFI LAGU "CUBLAK - CUBLAK SUWENG" (SONG MEANING & PHILOSOPHY "CUBLAK - CUBLAK SUWENG")

Masih pengen bernostalgila dengan masa kecil,,jadi posting kali ini masih membahas tentang lagu permainan semasa kecil. Masih ingat dolanan saat kita masih kecil dan biasanya dilakukan pas terang bulan ini?
Beberapa anak ikut bermain, satu anak duduk telungkup seperti posisi sujud dan memejamkan matanya sementara anak-anak lainnya duduk mengitarinya lalu tangan anak-anak tersebut dalam posisi menengadah menunggu giliran sebuah batu kerikil yang nanti akan jatuh dalam salah satu genggaman tangan seorang anak. Sambil menggilir batu tsb anak-anak menyanyikan lagu ini :

Wednesday, January 8, 2014

MAKNA & FILOSOFI LAGU "GUNDUL - GUNDUL PACUL" (MEANING & PHILOSOPHY SONG "bald - bald hoe")


Siapa yang tidak kenal dengan lagu fenomenal gundul gundul pacul

lagu ini sering banget di nyanyikan oleh anak anak jaman dulu? Waktu masa kecilpun saya juga sering menyanyikan lagu ini dengan teman2 sebaya, apalagi kalau ada seorang teman yang kepalanya dicukur gundul plontos, jadi tamabah kenceng nyanyinya dengan maksud bercanda. hee...(maklum,jaman segitu baru tau lagunya saja,tetapi belum paham apa makna dari lagu tersebut). Tetapi sungguh sangat disayangkan,lagu ini sudah jarang terdengar keluar dari mulut anak2 zaman sekarang. Mereka (anak2sekarang)lebih mengenal lagu2 seperti OPLOSAN,BUKA SITHI JOSS,IWAK PEYEK,DLL.Padahal lagu2 seperti itu tidak ada unsur mendidiknya sama sekali, makna yang disampaikanpun tidak ada. Bahkan lebih cenderung mengajarkan pornografi dan pornoaksi yang banyak mempengaruhi dan merusak otak anak2 kita.

Saturday, January 4, 2014

PETANI, PRAJURIT, DAN PEMUDA MISKIN VS RAJA DAN BATU (FARMER, SOLDIER, AND POOR YOUTH VS KING AND STONE)


Sekedar berbagi sebuah cerita yang saya cuplik dari internet. Entah dari mana cerita ini berasal, begitu juga apakah cerita ini nyata atau tidak, saya juga tidak tahu. Hanya saja siapa tahu,mungkin cerita ini bisa memberikan motivasi kepada kita. Mungkin juga bisa kembali membangkitkan semngat hidup kita yang sempat redup. Dan mungkin bisa kembali menggugah rasa kepedulian dan kebersamaan yang semakin lama terkikis oleh modernisasi dan menciptakan masyarakat yang cenderung egois, acuh, individualis, dan gampang terpecah belah. Seperti apa ceritanya??? Langsung saja menuju TeKaPe....#tuk..tuk..tuk..tuk..hee...Cekibrooottttt

WAJAH GENERASI MUDA NEGERI INI


KRISIS IDENTITAS



Mungkin sebelumnya sudah banyak artikel - artikel yang mengupas dan membahas masalah krisis identitas ini. Tetapi sekali lagi disini mencoba untuk membahas masalah ini lagi.Dunia ini secara fisik semakin bercampur satu sama lain. Tidak ada lagi sekat antar negara, bangsa, budaya. Jaman dulu, dari Makassar hendak ke Surabaya, bisa berhari2 naik kapal. Hari ini cukup hitungan jam sudah tiba. Pagi berangkat, makan siang, sore pulang. Pun sama dengan negeri yang lebih jauh lagi, kita bisa numpang belanja tas di Hong Kong. Hitungan sesiang saja beres. Ditambah lagi, kemajuan teknologi membawa negeri jauh terasa dekat, kita bisa dengan mudah seperti seolah berada di Paris, Milan, New York. Tinggal buka saja internet. Budaya2 melintas dengan cepat, sesuatu yang dulu tidak terbayangkan, menjadi tontonan biasa, dan tinggal menunggu waktu, segera diadopsi tanpa filter, tanpa pertanyaan mendasar, apakah itu memang cocok atau tidak bagi kita?